Guru MTs Pesri Ikut Workshop Pengembangan Metodologi Mumtaz

Dua orang guru MTs Pesantren Ummusshabri (Pesri) Kendari mengikuti Workshop pengembangan Metodologi Mumtaz yang di selenggarakan oleh Pusat Pengembangan Bahasa (PB) STAIN Sultan Qaimuddin Kendari.Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yaitu mulai sabtu- minggu 17 – 18 Mei 2014 bertempat di Aula Pusat Pengembangan Bahasa (PB) STAIN Sultan Qaimuddin Kendari.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua STAIN Kendari Dr Nur Alim (Sabtu, 17 Mei 2014) ini   menghadirkan beberapa pemateri Nasional yaitu Dr. Saifuddin  Zuhri, M.Ag, dan Dr. Alimin Mesra, M.Ag yang juga merupakan penemu atau pencipta Metode Mumtaz “. Metode ini merupakan metode cepat dan mudah yang bisa membuat anak didik bisa pintar Bahasa Arab dan membaca kitab kuning”, Kedua Pemateri Nasional ini merupakan dosen yang berasal dari Universitas Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Metode Mumtaz sebagai upaya untuk bisa cepat pintar Bahasa Arab dan membaca Kuning ini bukanlah merupakan satu satunya metode yang ada karena sebelum itu juga telah muncul Metode serupa yang dikenal dengan nama  metode Tamyiz yang juga merupakan metode cepat memahami bahasa Arab dan membaca kita kuning .

Kegiatan Workshop ini diikuti sebanyak 30 orang peserta yang berasal dari, Guru-guru Bahasa Arab utusan dari Kab/Kota Se Provinsi Sultra ,dosen dan mahasiswa STAIN Kendari.

Diharapkan dengan kegiatan ini peserta bisa mengaplikasikanya dalam kegiatan pembelajaran di kelas sehingga pembelajaran yang selama ini membutuhkan waktu lama bisa lebih singkat dengan penggunaan metode Mumtaz ini Ungkap Wamuna, M.Pd.I yang juga merupakan ketua panita Workshop ini. (IK)

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Additional information