Kurikulum 2013 Akan Tetap Berlanjut

Penerapan kurikulum 2013 (K13) telah dihentikan sementara. Meski begitu, program tersebut akan tetap dilanjutkan secara bertahap. Pasalnya, kebijakan pemerintah pusat dengan mengevaluasi penerapan K13 dinilai belum efektif, karena terkesan mendadak.

Makanya, penerapan K13 akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan penyediaan segala aspek pendukung. Mulai guru, penyediaan buku, sarana dan prasarana proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Dengan begitu penerapan K13 dapat mencapai tujuan pendidikan nasional.  Demikian diungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, H Damsid, Kamis (18/12)

K13 ini bukan dihentikan secara menyeluruh, namun diterapkan secara bertahap. Karena belum semua sekolah yang menerapkan K13, hanya sekolah yang dijadikan percontohan saja,” kata Damsid

Menurut dia, penerapan K13 perlu dihentikan sementara dengan kendala selain adanya penyiapan guru secara mendadak, penyediaan buku K13 juga terlambat. Makanya, bagi sekolah yang menjadi percontohan, tetap akan melanjutkan K13 mulai dari guru, buku dan KBM

Khusus di Sultra kita ada sekitar  60 sekolah mulai dari SD, SMP, SMA sederajat yang masih menerapkan K13 karena digunakan sebagai percontohan. Karena penerapan K13 diibaratkan sebuah mobil tengker minyak dengan tangki yang panjangnya satu kilometer. Maka jika dibelokkan secara mendadak akan terguling. Nah begitu pula dengan penerapan K13, harus dilakukan secara bertahap,” katanya. (RS).

Sumber: www.sultra.kemenag.go.id

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Additional information