Santri MI Ummusshabri Juara Olimpiade Matematika

Berbasis lembaga pendidikan Islam, tidak membuat MI Ummushabri mengabaikan peningkatan prestasi akademik santri di bidang pengetahuan umum. Buktinya, dalam Gebyar Matematika (GeMa)yang dihelat FMIPA UHO akhir Januari lalu, tiga santri pesantren itu berhasil meraih juara

Kepala MI Ummusshabri Kendari, Haerany, S.Pd.I menjelaskan, juara I diraih Sultan Muhammad Salim kelas VI B, juara II dimenangkan oleh La Ode Muh.Dzaki Hilqim Bandala kelas VI D.  “Muh.Lukman Hakim dari  kelas VB juga memperoleh juara IV pada lomba tersebut,” katanya

Menurutnya, apa yang diperoleh siswa ini merupakan motivasi bagi siswa untuk terus belajar. Demikian juga kepada para guru agar lebih bersemangat dalam menggembleng anak didiknya

Saya berterimakasih kepada panitia GeMa, telah menjadi ajang pelajar untuk terus berprestasi. Kami juga akan melanjutkan dan  mengembangkan prestasi siswa di semua mata pelajaran. Perolehan juara ini tentunya menjadi memacu MI Ummusshabri sebagai salah satu sekolah  unggulan,” katanya yang didampingi guru pembimbing ekskul Matematika, La Daruma, SPd

Matematika tidak hanya dipahami sebagai mata pelajaran eksak semata, karena di dalamnya sejatinya juga mengandung nilai-nilai keagamaan, semua teori di dalam aljabar bagi para perumusnya dahulu dilandasi dengan keyakinan akan kebenaran mutlak, makanya hasil dari rumus-rumus aljabar ini adalah pasti. Hal ini juga yang mengilhami La Daruma, S.Pd selaku guru pembimbing ekskul Matematika di MI Ummusshabri berusaha menanamkan kepada seluruh anak didiknya bahwa Matematika bukanlah pelajaran yang harus ditakuti namun sebaliknya harus didekati, karena kehidupan ini esensinya juga mengandung nilai-nilai dari rumus matematika itu sendiri, misal jual-beli maupun perdagangan

Aljabar merupakan seorang ilmuwan muslim yang pemikiran-pemikirannya sampai saat ini terus dipakai oleh para penerusnya, sejalan dengan itu, kami ingin anak-anak MI Ummusshabri kelak menjadi penerus dari perjuangan Aljabar itu, yaitu menjadi ilmuwan yang membawa nilai-nilai keimanan dan taqwa yang kuat, dan menjadi pioner kebaikan di masyarakat.” tutupnya. (myu/KP/http://sultra.kemenag.go.id)

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Additional information