Hary Tanoe Sambangi Pesri Kendari
- Details
- Category: Berita
- Published on Friday, 16 September 2016 00:05
- Written by MTs Pesri Kendari
- Hits: 2078
Hary Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe pengusaha dan tokoh politik Indonesia dan pemilik dari MNC Group dan Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Partai Perindo) menyambangi Pesantren Ummusshabri ( Pesri )Kendari, Sulawesi Tenggara.,
Hary Tanoe Dalam kunjungan ini berbagi pengalaman kepada para santri agar termotivasi menjadi pencipta lapangan kerja.
Para santri harus termotivasi pencipta lapangan kerja. Selain mengurangi angka pengangguran, pertumbuhan ekonomi daerah akan terdorong. Daerah akan tumbuh sehingga terjadi pemerataan,” kata Hary Tanoe di hadapan ratusan santri Ummusshabri, Kamis (15/9/2016).
Ia mengungkapkan, selama ini pembangunan terkonsentrasi di kota-kota besar. Padahal, Indonesia memiliki 514 kabupaten/kota. “Mayoritas masyarakat kita belum maju karena pembangunan ekonomi terkonsentrasi di kota-kota besar dan kelompok tertentu,” tuturnya.
Jika pembangunan merata, sambungnya, daerah-daerah di Tanah Air bisa menjadi pilar ekonomi nasional. Indonesia akan lebih cepat menjadi negara maju.
Generasi muda harus maju, sehingga bisa membangun daerahnya. Kalau semua provinsi maju, Indonesia maju,” tegas pria asal Jawa Timur itu.
Kepada para santri, ia berbagi resep sukses menjadi pengusaha produktif. Menurutnya, konsekuen dan konsisten menjadi kuncinya.
Konsekuen artinya mau menjalani proses, syarat-syarat yang dibutuhkan untuk sukses,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, kesuksesan diawali dengan visi yang tepat. Lalu, implementasinya harus berkualitas dan cepat.
Rajin, disiplin, kerja keras itu bagian dari berkualitas. Jadi, kita harus tahu syarat-syarat untuk menjadi sukses, harus kita laksanakan. Itu namanya konsekuen,” tuturnya.
Konsekuen saja dinilainya tidak cukup, butuh konsistensi untuk mencapai kesuksesan.
Konsisten artinya semua konsekuensi yang dibutuhkan untuk menjadi sukses harus kita jalankan terus-menerus tanpa berhenti sampai kita memperoleh kesuksesan,” pungkasnya. (Wal/news.okezone.com)

















