Ummusshabri Gelar Malam Tasyakuran

Rangkain wisuda santri yang digelar pada siang hari Rabu, 24 Mei 2017 berlanjut pada malam harinya dengan menggelar Tasyakuran, Tasyakuran ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setelah pelaksanaan wisuda pada pagi harinyaTasyakuran ini lebih identik dengan Gebyar Pentas seni sebagai ajang kreasi para santri Pondok pesantren Metropolitan Ummusshabri Kendari untuk menyalurkan bakat dan kemampuan mereka di bidang seni.  

Pentas seni pada acara Tasyakuran ini diikuti mulai tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah MTs dan Madrasah Aliyah (MA) dan bahkan guru-guru Paud pun tak  ketinggalan dalam kegiatan ini. 

Dalam acara ini juga Siswa MTs Pesri Kendari turut memeriahkannya melalui persembahan tari dan Kempo. Kedua penampilan ini merupakan sebahagian  dari pembinaan Ekstra Kurikuler (Ekskul) yang dilaksanakan di MTs Pesri Kendari, seperti Ekskul Taekwondo Tilawah, Kaligrafi,Palang Merah Remaja, Olimpiade Matematika, Olimpiade Fisika, Paskibra dan Pramuka.

Tasyakuran dihadiri oleh keluarga besar Pesantren Ummusshabri, Orang tua Santri para sesepuh, alumni, dan para Santri dan Santriwati.

Tasyakuran ini turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Abd Rahman Shaleh, Wakil Ketua Umum Gerakan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam ( GUPPI ) Dr Soepyanto, Sekretaris Daerah ( Sekda ) Kota Kendari Dr. Alamsyah Lotunani, dan ketua yayasan Ummusshabri Kendari Dr. Supriyanto, MA . Supriyanto dalam sambutannya mengharapkan pemerintah Provinsi bisa membantu pengembangan Pesantren Ummushabri Kendari yang beberapa tahun ini telah memberikan  andil yang begitu besar dalam pembinaan keagamaan masyarakat Sultra. Meskipun sudah mengambil peran banyak tapi Pemerintah Provinsi belum satu rupiah pun yang yang telah diberikan kepada Ummusshabri.” Ungkap Supriyanto.

Sementara itu ketua DPRP Provinsi dalam berpesan kepada siswa kunci supaya ingi berhasil , ia menyebutkan 4 kunci untuk bisa berhasil, yaitu pertama Head atau otak,  Kedua Hand atau tangan kita harus bekerja keras, sungguh sungguh, ketiga adalah Hart atau hati, kita harus memiliki rasa empati, prihatin  dan lain sebagainya, dan yang ke empat adalah health atau kesehatan. Walaupun ketiga yang saya sebutkan tersebut kita miliki tapi kalau kita tidak sehat maka tidak akan berarti apa apa.”tutur Abd Rahman Shaleh.

Sementara itu ketua GUPPI dalam sambutannya mengharpakan Ummusshabri Kendari kedepan bisa tampil dan berprestasi dan punya moral yang baik, selanjutnya ia juga mendorong guru ataupun untuk bisa berkarya dan menbuat buku dengan karya ini akan bisa dinikmati oleh banyak orang . ia juga mengapresisi kegiatan apresiasi seni yang ditampilkan ummusshabri dalam malam tasyakuran ini.”ungkapnya.

Sementara Sekretaris Daerah  ( Sekda Kota Kendari ) Dr. Alamsyah Latunoni, M.Sc Mengapresiasi Pesantren Ummusshabri Kendari yang sudah banyak mengambil peran dalam pengembangan dan pembinaan keagamaan khususnya di Kota Kendari, salah satu hal penting yang perlu di lakukan adalah kordinasi, komunikasi dan silaturrahmi sehingga permasalah yang yang di Pesri kendari bisa diselesaikan dengan baik.” Menurutnya Pesri Kendari dari sisi hasil yang telah kita lihat merupakan adalah sebuah lembaga pendidikan yang kualitasnya di Sultra ini cukup baik dan lebih dari sekolah yang lain.” ungkapnya. (IK)

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Additional information