Ummusshabri Kendari Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 73
- Details
- Category: Berita
- Published on Friday, 17 August 2018 13:13
- Written by MTs Pesri Kendari
- Hits: 1887

Pesantren Ummusshabri (Pesri) Kendari (Jumat, 17 Agustus 2018) menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati hari ulang tahun ( HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73 .
Upacara bendera yang dilaksakan di pelataran upacara kompleks Pesri Kendari dipimpin langsung oleh Ketua yayasan Ummusshabri Kendari Dr. Supriyanto, MA.
Supriyanto dalam arahannya menyampaikan sebenarnya tujuannya utama kita melaksanakan upacara hari kemerdekaan pada setiap tanggal 17 Agustus tiap tahunnya adalah untuk mendoakan para pahlawan atau syuhada yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan ini, terus yang kedua adalah kita mengenang bagaimana perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah dan semangat perjuangan itu kita akan wariskan kepada penerus bangsa ini sesuai posisi dan bidangnya masing masing. Kemudian yang ketiga yang sangat penting dalam memperingati HUT kemerdekaan ini adalah untuk mengambil teladan atau hikmah dari proses perebutan perjuangan atas kemerdekaan Indonesia,” ungkapnya.
“Hikmah yang paling dalam adalah bahwa para pahlawan telah menentukan tujuan dan cita cita yang jelas tentang arah bangsa ini, tujuan mereka yaitu untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.
Sekarang ini kita tidak harus lagi bercita cita untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, karena itu telah dirintis oleh para pahlawan, tapi sekarang ini kita pun harus menentukan cita cita yang kuat sesuai posisi masing masing. Anak anak datang ke sekolah jam 6.45 itu karena cita cita yang kuat, para guru datang kesekolah pada jam 6.45 untuk membina kegiatan di masjid, juga itu adalah cita cita yang kuat,seluruh unsur yayasan mengarahkan cita cita sekolah ini sesuai dengan harapan dan ekspestasi masyarakat itu juga bahagian cita cita yang kuat,” tutur Supriyanto.
Mengutip ungkapan mantan Presiden RI Soekarno, Supriyanto mengatakan “gantungkan cita citamu setinggi langit karena dengan cita cita itu kita bisa meraih mimpi,”.coba kita bayangkan jika kita tidak memiliki cita cita maka kita akan lemah tidak akan punya gairah,”katanya.

Hikmah yang kedua kata Supriyanto adalah Keberanian, tidak banyak orang yang memiliki keberanian mewujudkan cita cita itu, Keberanian adalah modal yang utama. Para pahlawan meraih kemerdekaan karena cita cita yang didasari oleh keberanian, karena itu para siswa harus memiliki keberanian. Dan kecerdasan itu muncul dari keberanian. Kita harus mewujudkan keberanian itu dalam konteksnya masing masing, anak anak Ummusshabri mula dari Paud sampai MA harus mewujudkan keberanian itu, keberanian untuk tampil yang terbaik,” pesannya.
Hikmah yang ketiga kata Supriyanto adalah semangat berkorban. “Kita bangun pagi dan bersiap ke sekolah itu adalah berkorban, bapak ibu guru seharian mendedikasikan dirinya seharian penuh di sekolah itu juga bagian dari berkorban, karena itu jiwa-jiwa bekorban itu kita harus tanamkan dan salah satu sifat berkorban yang harus ditanamkan adalah sifat empati kepada sesama. Salah satu wujud sifat empati itu adalah Ummusshabri telah mengumpulkan dana untuk membantu saudara saudara kita yang terkena musibah gempa di Lombok, dan Insya Allah bantuan tersebut akan diantar langsung oleh beberapa orang dari unsur Madrasah,” lanjutnya.
Turut hadir dalam upacara ini, Pengurus Yayasan Ummusshabri, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kepala Madrasah dan guru serta para siswa mulai dari tingkat Paud, MI, MTs dan MA lingkup Pesri Kendari(IK)

















