Siswa MTs Pesri Kendari Ikut Sosialisasi Bahaya Narkoba

Tim Penyuluh Penyalahgunaan Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Kamis. 25 Oktober 2018) melakukan sosialisasi tentang bahaya Narkoba dihadapan ratusan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pesantren Ummusshabri ( Pesri )Kendari.

Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Ummusshabri ini berlangsung mulai jam 07.30 pagi sampai jam 08.30.

Niksen Asni, S,Ps.I Salah seorang tim yang merupakan pembicara tunggal dalam sosialisasi ini mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian pada para pelajar terkait dengan penyalahgunaan narkoba khususnya dilingkungan sekolah, seiring begitu maraknya kasus kasus yang terjadi saat ini yang melibatkan generasi muda, khususnya para pelajar.kita berharap dengan kegiatan seperti ini siswa MTs Pesri Kendari tidak terlibat dalam hal hal yang merusak dirinya dengan cara menggunakan Narkoba dan sejenisnya seperti PCC dan lem Fox, yang mana penggunaan PCC dan menghirup lem pox ini semakin marak dan,” ,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini juga pembicara berdialog dan berkomunikasi aktif kepada siswa dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang terkait dengan pemahana siswa terhadap bahaya narkoba, dan sesekali memberikan bonus kepada siswa yang bisa menjawab pertanyaan dengan benar.

Kepala MTs Pesri Kendari Imanul Muttaqin, S.Pd.I mengapresisi Tim dari Polda Sultra ini, “Kami mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh tim dari Polda Sultra yang melakukan sosialisasi bahaya narkoba di hadap siswa MTs Pesri, tentunya dengan kegiatan seperti ini akan lebih menambah pemahaman siswa tentang bahaya yang ditimbulkannya dari narkoba tersebut, yang pada intinya akan merusak masa depan siswa itu sendiri,”tuturnya.

Kami juga menghimbau dan mengajak para siswa  agar tidak mencoba-coba sebab mereka yang sekarang menjadi pecandu narkoba dan sejenisnya itu bermula dari mencoba coba,” pungkasnya, (IK)

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Additional information