Ummusshabri Kendari Gelar Golden Night Selebration

 

Kendari, (MTs Pesri)---Yayasan Ummusshabri Kendari (Sabtu, 31 Mei 2025) menggelar Golden Night Selebration Tahun Pelajaran 2024-2025 di Pelataran Upacara Pondok Pesantren Ummusshabri Kendari. Dalam kegiatan ini Ummusshabri Kendari menamatkan sebanyak 563 santri  dari semua tingkatan pendidikan, mulai tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) sebanyak 112 santri ,Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 206 santri , Madrasah Tsanawiyah (MTs)sebanyak 179  dan Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 66 Santri

Kegiatan Golden Night Selebration ini dihadiri oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP)Gerakan Pembaruan Pendidikan Islam (GUPPI) Prof Dr. dr, H. Fasli Djalal, M.Sc, Dewan Pimpinan Daerah (DPD )GUPPI Sulawesi Tenggara Drs, Arsyidik Asuru. M.Ag,  Ketua Yayasan Ummusshabri Kendari Dr. H. Supriyanto, MA  Bupati  Muna Barat La Ode Darwin, Wakil Walikota Kendari Sudirman, Mantan Walikota Kendari Asma Tosepu,  Ketua MUI Sultra Drs. KH. Mursyidin, Pengurus Yayasan Ummusshabri, Sesepuh Ummussabri, Dewan Guru, pengasuh/pembina, alumni,  orang tua wali santri serta para Santri dan Santriwati peserta Golden Night Selebration.

Dalam Sambutanya Ketua Yayasan Ummusshabri Kendari Dr. H. Supriyanto, MA  menyampaikan bahwa kegiatan Golden Night Selebration merupakan kegiatan untuk yang diselenggarakan yayasan ummusshabri sebagai acara titik temu antara kepatuhan terhadap anjuran atau edaran Pemerintah dan semangat Ummusshabri untuk mengapresiasi Potensi anak anak kami yang sudah berjalan sekian lama menempuh pendidikan di setiap satuan pendidikan di ummusshabri,”ucapnya   

Lebih jauh Supriyanto mengatakan “kegiatan seperti ini adalah sebagai simbol pengembalian kembali putra-putri kita putra-putri bapak itu mulai dari yang selama ini dipercayakan kepada sekolah kemudian kita kembalikan kepada orang tua semua tetapi juga sebagian besar orang tua mengembangkan lagi kepada kami di Yayasan karena dan tetap melanjutkan jenjang pendidikan di satuan yang lebih tinggi yang ada di Ummusshabri Kendari. Oleh karena itu mungkin saja selama dalam perjalanan ini ada kekurangan udah pasti karena sekolah mulai sekolahnya gratis sampai sekolah yang termahal sekalipun keluhan orang tua pasti sama di mana-mana tapi kita tidak pernah membiarkan kekurangan itu dan selalu mencoba dan terus berusaha untuk mengevaluasi diri dan setiap saat hari Sabtu itu kita lakukan refleksi dan evaluasi diri untuk melakukan memperbaikan dari berbagai keluhan keluahan yang ada karena semangat kami ini adalah untuk memberikan pelayanan yang terbaik, “Lanjutnya

Dalam Kesempatan ini juga Supriyanto menginformasikan rencana ummusshabri untuk membuka Pondok Khusus Tahfidz yang berlokasi disekitar Puwatu yang mana bagunan teresebut merupakan Hibah dari orang tua santri, begitu pula dengan dengan pengembangan ummusshabri yang ada diluar Kota Kendari dengan adanya hibah dari bupati Muna Barat dan Bupati Buton tengah,ini adalah ekspektasi yang luar biasa ataupun juga harapan yang luar biasa dari masyarakat Sulawesi Tenggara mengenai konsep layanan pendidikan di Ummusshabri, “Ungkapnya

Sementara itu Ketua GUPPI Pusat Prof Dr. dr, H. Fasli Djalal, M.Sc dalam sambutannya menyampaikan 3 pesan  yaitu :

Pertama : dalam undang-undang dikatakan pendidikan  pendidikan itu adalah usaha yang sadar kesadaran dari orang tua dari guru, dari yayasan, kesadaran dari pemerintah daerah untuk apa kesadaran ini agar mampu menciptakan suasana belajar yang penting dulu bukan pembelajarannya, menciptakan suasana belajar itu bisa di rumah bisa di sekolah bisa di masyarakat suasana belajar sangat perlu kita ciptakan untuk apa suasana itu agar anak itu secara aktif mengembangkan potensi dirinya yang sangat bervariasi antara anak, tuhan itu maha adil memberikan anak itu potensi bakat minat yang berbeda-beda Walaupun dia kembar tapi potensi bakat minat masih sangat beda tugas kita adalah menemukan potensi mereka buat mereka secara aktif mampu mengembangkan potensi dirinya tersebut untuk apa pertama untuk supaya mereka memiliki spiritual keagamaan dan itu yang sangat penting kemudian mempunyai kepribadian yang kokoh kemudian dia mempunyai kepercayaan diri dan akhlak mulia dan tentu mempunyai ilmu juga pengetahuan serta keterampilan yang diperlukan bagi dirinya masyarakat bangsa dan negaranya Nah inilah cita-cita kita semua yang akan melejitkan kemampuan anak-anak kita ke depan.

Kedua : dalam undang-undang kita, juga dikatakan untuk apa kita berupaya mendidik anak agar pertama mereka memiliki itu beriman dan bertakwa dan ini  dibuktikan sendiri oleh Ummussabri beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa ini merupakan pondasi dan ruh islam yang kita bangun di manapun jenjang pendidikannya tentunya disesuaikan dengan perkembangan anak tapi itu saja tidak cukup dia harus punya akhlak mulia karena dengan akhlak ini akan menjadi orang yang diperhitungkan sukses di manapun ini pun tidak cukup dia harus sehat dia harus cerdas dan berilmu cakep dan akan menjadi kreatif sehingga mampu menjadi orang yang bertanggung jawab menyelesaikan masalah-masalah dirinya di keluarganya di bangsanya dan di negaranya.

kemudian yang Ketiga adalah : Salah satu tokoh pendidikan internasional Profesor James Hety dari Australia mengatakan bahwa mutu pendidikan itu ditentukan oleh 52% oleh anak anak yang cukup gizinya diperhatikan oleh keluarga disayangi oleh gurunya intinya 52% itu ditentukan oleh anak itu sendiri kemudian 26% itu ditentukan oleh gurunya dan sisanya itu ditentukan oleh sarana dan prasarana dan lain-lain oleh karena itu bapak ibu bapak ibu telah sukses memberikan perhatian terbaik kepada anaknya sehingga mereka bisa menyelesaikan jenjang pendidikannya dengan baik. selamat berjuang untuk level berikutnya semoga nantinya mereka diharapkan menjadi warga internasional siap berkarir di manapun di dunia dan dan bangga juga sebagai warga Indonesia kuat ruh Islamnya kokoh iman dan takwanya dan berakhlak mulia, “tuturnya. (IK)

 

 

 

 

 

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Additional information