Bupati Konawe Resmikan Gedung Ummusshabri Cabang Unaha

Kendari, (Humas MTs Pesri)---Yayasan Pesantren Ummusshabri Kendari memperluas pendidikan di Kabupaten Konawe melalui peluncuran Gedung Baru Ummusshabri Cabang Unaaha, pada hari Sabtu, 27 Juni 2026.

Ketua Yayasan Ummusshabri Kendari Dr. H. Supriyanto, MA., MM., M. Pd. menyatakan bahwa peluncuran gedung baru ini menunjukkan komitmen yayasan dalam menyediakan pendidikan Islam berkualitas hingga ke daerah terpencil.
"Peresmian gedung di Konawe menandai awal dari visi besar Ummusshabri, Pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing global tidak seharusnya hanya dinikmati oleh anak-anak yang tinggal di ibu kota provinsi, setiap anak yang berada di wilayah pelosok Sulawesi Tenggara memiliki hak untuk mendapatkan kesempatan yang setara," ucap Supriyanto.

Lebih jauh ia mengungkapkan bahwa pembangunan Ummusshabri di Konawe adalah langkah pertama dari program ekspansi yayasan yang selanjutnya akan mengincar Kabupaten Kolaka, Muna Barat, Buton Tengah, Muna, dan Konawe Selatan.
Supriyanto menekankan bahwa ekspansi ini bukan hanya sekadar tentang membangun gedung baru, tetapi juga menciptakan lingkungan pendidikan yang menyatukan pembentukan karakter, budaya pesantren modern, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu Ia juga menegaskan komitmen untuk membangun budaya prestasi di setiap cabang Ummusshabri.
Selama tahun ajaran 2025/2026, seluruh unit satuan pendidikan Ummusshabri mencatatkan 329 prestasi di tingkat kota, provinsi, nasional, hingga internasional, termasuk prestasi terbaik di ASEAN dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah untuk madrasah Aliyah.

Sementara itu Bupati Konawe, Yusran Akbar mengapresiasi atas keberadaan Madrasah Ummusshabri di Unaaha.

Ia percaya bahwa kehadiran lembaga pendidikan ini menjadi sebuah terobosan positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Konawe.

Yusran menekankan bahwa sangat penting untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cemerlang dalam bidang agama, tetapi juga mahir dalam teknologi, memiliki karakter yang baik, dan keterampilan hidup yang diperlukan untuk menghadapi tantangan zaman.
"Madrasah harus menjadi tempat yang mampu mencetak generasi yang berakhlak mulia, menguasai ilmu dan teknologi, serta dapat memberikan sumbangsih bagi masyarakat," ujarnya.
Yusran juga mengimbau para santri untuk aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Ummusshabri yang telah membuka tiga tingkat pendidikan di Konawe, yaitu raudlatul athfal (RA), madrasah ibtidaiyah (MI), dan madrasah tsanawiyah (MTs).

Puncak acara ditandai dengan peresmian gedung baru Madrasah Ummusshabri oleh Bupati Konawe yang dilanjutkan dengan pemotongan pita dan peninjauan ruang belajar.  

Yusran melihat langsung fasilitas pembelajaran yang telah dilengkapi sarana modern seperti smart TV, pendingin ruangan, alat peraga pendidikan, serta ruang kelas yang dirancang untuk mendukung proses belajar mengajar.

Peresmian ini diharapkan menjadi titik awal bagi perkembangan pendidikan Islam modern di Konawe sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas, religius, dan berdaya saing global.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Kementerian Agama Konawe, Hasrun Taleo; Ketua GUPPI Sulawesi Tenggara, Prof. Dr. H. Pairin, MA; Ketua Dewan Pendidikan Sulawesi Tenggara, Prof. Dr. H. Nur Alim, M.Pd; Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe, Ahmad Jauhari; serta jajaran pengurus Yayasan Ummusshabri Kendari. (TLSK/IK).

 

 

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Additional information